Kamis, 12 April 2018

Apa itu srt?

SRT (Single Rope Technique) pasti anda bertanya tanya apa itu SRT. Kali ini kita akan membahas apa itu SRT dan kegunannya. SRT merupakaan kepanjangan dari Single Rope Technique yang merupakan salah satu teknik meniti tali tunggal. Ada beberapa macam sistem yang digunakan di dunia, namun di Indonesia lebih banyak dipakai Frog Rig System.
Dalam bahasa sederhana sistem ini hanya berprinsip pada duduk dan berdiri secara bergantian.SRT set merupakan satu set peralatan yang meliputi dua bagian penting yaitu alat untuk naik dan alatuntuk turun dengan alat-alat pendukung keduanya. Flying Fox dan Rappeling termasuk dalam SRT, bila anda mengikuti organisasi pecinta alam, SAKA, dan pramuka secara tidak langsung anda sudah mempraktekkan SRT, karena biasanya di dalam organisasi tersebut melakukan kegiatan Flying Fox dan Rappeling. Dalam SRT kita memerlukan alat-alat yang mendukung, diantarnya adalah sebagai berikut:
1. Tali Kernmantel
Fungsi utamanya dalam pendakian adalah sebagai pengaman apabila jatuh.Dianjurkan jenis-jenis tali yang dipakai hendaknya yang telah diuji oleh UIAA, suatu badan yang menguji kekuatan peralatan-peralatan pendakian. Panjang tali dalam pendakian dianjurkan sekitar 50 meter, yang memungkinkan leader dan belayer masih dapat berkomunikasi. Umumnya diameter tali yang dipakai adalah 10-11 mm, tapi sekarang ada yang berkekuatan sama, yang berdiameter 9.8 mm.
Ada dua macam tali pendakian yaitu :
• Static Rope, tali pendakian yang kelentirannya mencapai 2-5 % fari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya kaku, umumnya berwarna putih atau hijau. Tali static digunakan untuk rappelling.
• Dynamic Rope, tali pendakian yang kelenturannya mencapai 5-15 % dari berat maksimum yang diberikan. Sifatnya lentur dan fleksibel. Biasanya berwarna mencolok (merah, jingga, ungu).

2. Carabiner
Adalah sebuah cincin yang berbentuk oval atau huruf D, dan mempunyai gate yang berfungsi seperni peniti. Ada 2 jenis carabiner :
• Carabiner Screw Gate (menggunakan kunci pengaman).
• Carabiner Non Screw Gate (tanpa kunci pengaman)

3. Sling
Sling biasanya dibuat dari tabular webbing, terdiri dari beberapa tipe. Fungsi sling antara lain :
- sebagai penghubung
- membuat natural point, dengan memanfaatkan pohon atau lubang di tebing.
- Mengurangi gaya gesek / memperpanjang point
- Mengurangi gerakan (yang menambah beban) pada chock atau piton yang terpasang.

4. Descender
Sebuah alat berbentuk angka delapan. Fungsinya sebagai pembantu menahan gesekan, sehingga dapat membantu pengereman. Biasa digunakan untuk membelay atau rappelling.

5.Ascender
Berbentuk semacam catut yang dapat menggigit apabila diberi beban dan membuka bila dinaikkan. Fungsi utamanya sebagai alat Bantu untuk naik pada tali.

6. Harness / Tali Tubuh
Alat pengaman yang dapat menahan atau mengikat badan. Ada dua jenis harness :
- Seat Harness, menahan berat badan di pinggang dan paha.
-Body Harness, menahan berat badan di dada, pinggang, punggung, dan paha. Harness ada yang dibuat dengan webbning atau tali, dan ada yang sudah langsung dirakit oleh pabrik.

Jumat, 02 Februari 2018

MAKOPALA UNIVERSITAS BUDI LUHUR ORIENTEERING CHAMPIONSHIP

MAKOPALA UNIVERSITAS BUDI LUHUR ORIENTEERING CHAMPIONSHIP

Kembali Sispala Ciara naik podium 2 dan 3 kategori junior di kejuaraan “ Makopala Universitas Budi Luhur Orienteering Championship” perlombaan tersebut dilaksanakan di TMII (Taman Mini Indonesia Indah) pada Minggu, 24 Desember 2017. Pelaksanaan lomba berlangsung cukup menarik. Para peserta dan official menyambut perlombaan ini dengan antusias. para atleet juga berlomba-lomba untuk mendapatkan juara. Alhamdulillah kedua atleet dari Sispala Ciara mendapatkan juara 2 dan 3 yaitu Geraldo Joan dan Maula Hidayati. Berikut dokumentasinya. 




Selasa, 09 Januari 2018

ORIENTEERING MATASHITAS SAHID FESTIVAL 2

ORIENTEERING MATASHITAS SAHID FESTIVAL 2

Minggu, 17 Desember 2017, 2 anggota Sispala Ciara yaitu Maula dan Geniwa mengikuti lomba “Orienteering  Matashitas Sahid Festival 2”. Perlombaan dilaksanakan di Kebun Binatang Ragunan. Pelaksanaan lomba berlangsung cukup menarik. Para peserta dan official menyambut perlombaan ini dengan antusias. para atleet juga berlomba-lomba untuk mendapatkan juara. Alhamdulillah salah satu atleet Sispala Ciara mendapatkan juara 1 yaitu Maula Hidayati. Ia berhasil mengalahkan atleet yang tingkatnya lebih tinggi dari dirinya. Berikut dokumentasinya




Sabtu, 16 Desember 2017

LATIHAN GABUNGAN ORIENTEERING

LATIHAN GABUNGAN ORIENTEERING


Pada tanggal 2 Desember 2017, Sispala Ciara mengadakan latihan gabungan orienteering. Latihan gabungan ini selain untuk memenuhi program kerja ciara angkatan XII juga untuk menjalin silaturahmi antar sesama pecinta alam dan juga saling berbagi ilmu. Latihan gabungan ini diikuti oleh sispala dan mapala terdekat. Latihan gabungan ini dilaksanakan di sekitar SMAN 5 Tangsel. Kegiatan ini diikuti dengan antusias. Berikut dokumentasinya. 


                                    







Kamis, 30 November 2017

CONTOUR ORIENTEERING TANGERANG 2

CONTOUR ORIENTEERING TANGERANG 2

Minggu, 26 November 2017 anggota Sispala Ciara mengikuti lomba “contour orienteering tamgerang 2 (contra2)”. Perlombaan dilaksanakan di SMK Yupentek 1 Tangerang. Perlombaan tersebut berlangsung seperti perlombaan biasanya. Para peserta orienteering dan official menyambut perlombaan ini dengan antusias. Para atleet yang berlomba untuk mendapatkan juara. Alhamdulillah salah satu atleet Ciara mendapatkan juara ke 1 yaitu Maula Hidayati. Berikut dokumentasinya..



Rabu, 01 November 2017

Kemenangan Lomba Single Rope Technique

                                      Kemenangan Lomba Single Rope Technique


Sabtu, 9 september 2017
        kepala divisi Caving/ goa yaitu Nurafni Fatima mengikuti kejuaraan ''GWS GIRIGAHANA'' dan meraih juara ke 3 kategori umum putri. ia berhasil mengalahkan peserta-peserta yang tingkatannya lebih dari dirinya. harapan untuk kedepannya tetaplah mengharumkan nama SISPALA CIARA dengan prestari yang membanggakan dan menjadi inspirasi dan motivasi untuk generasi selanjutnya. Salam Lestari 

Selasa, 31 Oktober 2017

PENDIDIKAN DASAR ANGKATAN XIV

 PENDIDIKAN DASAR ANGKATAN XIV

           Dari tanggal 29 september sampai tanggal 1 oktober calon siswa ciara angkatan 14 yang beranggotakan 16 orang melaksanakan pendidikan dasar di citra alam, situ gintung. Dalam 3 hari tersebut mereka di didik untuk dapat menjadi sispala. Banyak sekali ilmu yang dapat di ambil dari kegiatan ini, mulai dari hari pertama saat keberangkatan hingga hari ke 3 saat penyematan. Semua dilalui dengan lancar tanpa kendala.                                                                                                        
Di hari pertama pada 29 september para siswa melakukan pelepasan di area lapangan sekolah. Lalu setelah itu mereka melakukan perjalanan yang sangat mengasyikkan. Setelah sampai di situ gintung, mereka mendapat materi yang sangat berguna seperti bivack, packing, dll. Setelah cukup larut malam, para siswa pun tidur.
Di hari ke dua pada 30 september, setelah melaksanakan sholat subuh dan sarapan, para siswa melakukan apel pagi dan menyanyikan beberapa lagu ciara dengan bergembira.lalu setelah itu mereka mendapat materi survival, yaitu materi untuk bertahan hidup. Materi ini sangat menyenangkan dan sangat berguna. Lalu pada saat malam hari para siswa melaksanakan kegiatan bakar-bakar sekaligus santap malam. Mereka memasak sendiri ayam yg sudah mereka potong, dan memakannya dengan penuh suka cita. Lalu saat larut malam mereka pun tidur.
Di hari ke tiga pada 1 oktober, para siswa melakukan persiapan pulang untuk melakukan penyematan di sekolah, pada saat sampai di sekolah siswa melakukan penyematan, dan tanpa mereka duga penyematan tersebut di hadiri oleh orang tua mereka. Setelah melakukan penyematan para siswa langsung melaksanakan makan besar dan ramah tamah bersama seluruh anggota ciara lainnya, lalu sehabis itu mereka pulang ke rumah masing-masing.

Dari 3 hari kegiatan pendidikan berlangsunang banyak hal yang siswa-siswa dapatkan, banyak sekali pengalaman berharga yang mereka peroleh, dan banyak ilmu-ilmu yang mereka terima. Selamat untuk anggota muda ciara angkatan 14. Salam lestari!